Company Profile CAR - PT. AJ Central Asia Raya

Kantor PT. AJ Central Asia Raya
Kantor PT. AJ Central Asia Raya


Pendiri Perusahaan PT. AJ Central Asia Raya 
Bpk. Soedono Salim
Bpk. Anthony Salim
Bpk. Wardojo 

Pendiri Perusahaan PT. AJ Central Asia Raya

Perusahaan ini  Didirikan : 30 April 1975 dan beroperasi pada April 1976.
Pemegang Saham : 99.99% PT Asuransi Central Asia (ACA).
Salim Group Konsultan : 1500 Konsultan Profesional (Agen).
Karyawan : 700 karyawan.
Kantor Cabang : 8 Kantor Regional, 29 Kantor Layanan Nasabah, 75 Kantor Pemasaran.
Namun system 3i Network adalah system yang BARU di dirikan pada 16 January 2014.


PT A.J. Central Asia Raya didirikan pada tanggal 30 April 1975 berdasarkan Akta Notaris Ridwan Suselo no. 357, dengan modal Rp 500 juta. Sejak semula, seluruh pemegang saham, komisaris dan direksi telah sepakat untuk menjadikan PT A.J. Central Asia Raya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa yang telah melalui tiga dekade dan terus berkembang. Hal ini telah dibuktikan oleh perseroan dengan memiliki kekayaan lebih dari Rp 3,81 triyun, risk based capital (RBC) 216%, serta satu-satunya perusahaan asuransi jiwa dan yang pertama berhasil meraih Platinum Award dari majalah InfoBank atas predikat “sangat bagus” selama 10 (sepuluh) tahun berturut-turut (1999 s/d 2008).

Persaingan bisnis global menjadikan tantangan bagi Perusahaan untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia tidaklah mudah. Pemerintah semakin serius membenahi institusi keuangan yang menghimpun dana masyarakat baik perbankan, sekuritas, maupun asuransi (jiwa dan umum). Pasar asuransi semakin terbuka, sedangkan masyarakat semakin kritis dan mengerti akan pentingnya dunia asuransi. Tahun 2012 UU Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah disahkan, maka otoritas atau regulator jasa keuangan, khususnya jasa asuransi, pada 01 Januari 2013 akan beralih dari Kementerian Keuangan kepada OJK. Banyak faktor untuk menjadi yang terbaik, antara lain: dukungan pemegang saham, komitmen manajemen, kerja keras seluruh staf, permodalan, sumber daya manusia, teknologi informasi, pemasaran, produk-produk bermutu, dan layanan prima bagi nasabah.

Dukungan pemegang saham sangat penting terutama dari segi permodalan, dan ini dibuktikan bahwa pemegang saham menyetujui penambahan modal disetor sebesar Rp 100 milyar pada tahun 2008. Jumlah modal disetor ini telah memenuhi ketentuan Pemerintah dalam bidang perasuransian sebelum ketentuan itu diterbitkan. Hal ini sangat penting sekali bahwa perusahaan telah mengantisipasi perubahan-perubahan regulasi dalam bidang industri asuransi.

Komitmen manajemen ( Komisaris dan Direksi) paling berperan dalam memberikan arah bagi Perusahaan sehingga dapat berkembang dan bertambah maju untuk menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia. Kekuatan ekonomi Indonesia menghadapi krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat tahun 2008/2009 dan krisis Eropah yang masih berlanjut sampai tahun 2012 telah menjadikan manajemen semakin berkomitmen agar perusahaan tetap bertumbuh dengan baik serta penuh kehati-hatian (prudent), dan salah satu hasilnya adalah pertumbuhan permodalan/ekuitas selama 3 tahun terakhir.

Kerja keras staf dan agen pemasaran akan membuktikan bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Kuncinya adalah bersatu padu dalam menghadapi segala permasalahan. Kreativitas pun bermunculan. Banyak aktivitas yang tercipta dari kreativitas ketika kerja keras dan kebersamaan menjadi pegangan. Sebagai komitmen pelayanan kepada nasabah terdapat 50 kantor layanan bagi nasabah CAR di seluruh Indonesia, yakni kantor layanan utama LANCAR (Layanan Nasabah CAR) dan sub-kantor LANCAR; serta tersebarnya jalur distribusi pemasaran yang luas seperti Keagenan, Korporasi/Group, Bancassurance, Syariah, Employee Benefit Program/Managed Care, dan lain sebagainya. Di samping itu, Perusahaan juga merupakan pendiri Dana Pensiun Lembaga Keuangan ( DPLK ) CAR yang memiliki 11.354 peserta dengan aktiva bersih yang dikelola sejumlah Rp 258 milyar.

Pemegang saham selalu berkomitmen untuk tetap menjaga permodalan dalam rangka operasi perusahaan, pengembangan, serta menjaga solvabilitas perusahaan. Tahun 2012 permodalan/ekuitas Perusahaan lebih dari Rp 1,27 trilyun, dan diharapkan akan terus tumbuh sesuai dengan perkembangan perusahaan. Penciptaan sumber daya manusia profesional dan handal sangat didorong oleh perusahaan. Perusahaan akan terus mendorong agar karyawan meningkatkan kemampuan diri sehingga menjadi tenaga profesional dan handal dalam bidang industri asuransi jiwanya.

Perusahaan menaruh perhatian besar pada pengembangan teknologi informasi. Perangkat keras dan lunak akan selalu dievaluasi sesuai perkembangan pengembangan teknologi, jaringan local area network ( LAN ), serta pemutakhiran piranti lunak berlisensi untuk mendukung operasi perusahaan.

Distribusi pemasaran yang luas merupakan obsesi pemegang saham dan manajemen untuk terus mengembangkan perusahaan dan mendekatkan layanan kepada para nasabah. Perusahaan telah memiliki 84 kantor penjualan didukung 47 kantor pelayanan nasabah ( LANCAR ) yang tersebar di kota-kota di 33 propinsi. Ini belum termasuk dalam kerjasama dengan perbankan maupun dengan perusahaan penunjang usaha asuransi/broker asuransi.

Produk-produk inovatif dan menguntungkan bagi nasabah terus diluncurkan mulai dari produk asuransi jiwa individu ( perorangan ), antara lain: asuransi seumur hidup, asuransi kesehatan individu, asuransi penyakit kritis, asuransi kecelakaan diri, unit link, maupun asuransi kumpulan seperti asuransi kredit pemilikan rumah, asuransi kesehatan untuk karyawan perusahaan bahkan pengelolaan dana pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan ( DPLK ) CAR. Tahun 2012, perusahaan meluncurkan produk asuansi kesehatan perorangan – Prevensia Premier. Dan inovasi ini akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.